Wednesday, February 24, 2010

Apa Kista & Mengapa Terjadi Kista?

  1. Kista merupakan suatu benjolan yang tumbuh di jaringan normal dan merupakan suatu keadaan yang abnormal.
  2. Isi dari kista biasanya cairan seperti minyak yang diselaputi oleh lapisan yang tebal atau yang tipis.
  3. Kista dapat menyerang wanita pada usia berapa saja (itu sebabnya pemeriksaan dini diperlukan agar bisa ditangani lebih awal)
  4. Seorang perempuan yang didiagnosis menderita kista biasanya berusia sekitar 20–30 tahun.
  5. Biasanya perempuan yang memiliki kista, jika dilihat dari silsilah keluarganya, ada ibu atau nenek yang mengalami gejala kista serupa.
  6. Penyebab dari kista sebenarnya belum jelas, ada yang mengatakan akibat benturan sehingga tumbuh lapisan di tempat benturan ada yang menyebutkan sebagai awal dari suatu penyakit kanker.
  7. Kista pada indung telur bila telah diangkat masih memungkinkan seseorang mempunyai keturunan asalkan indung telurnya tidak ikut diangkat.
  8. Kista dapat memberikan berbagai keluhan seperti nyeri sewaktu haid, nyeri perut bagian bawah, sering merasa ingin buang air besar atau kecil, dan pada keadaan yang sudah lanjut dapat teraba benjolan pada daerah perut.
  9. Untuk jenis kista folikel, biasanya tidak memberikan rasa nyeri. Sehingga kebanyakan penderita tidak menyadarinya. Tetapi, jika kista pecah penderita akan merasa nyeri yang berlebihan bila melakukan aktivitas yang berat.
  10. Kista korpus luteum umumnya memberikan nyeri hanya pada satu sisi dari perut bagian bawah. Penderita juga mengalami perubahan pola haid, misalnya terlambat haid atau pendarahan diantara periode haid.
  11. Penderita kista yang mengalami pendarahan vagina yang hebat dan tidak teratur jika berlangsung terus menerus dapat mengakibatkan anemia.
  12. Penderita kista mengalami nyeri perut yang hebat dan disertai dengan mual dan muntah.
  13. Pembesaran perut juga sering terjadi pada beberapa jenis kista yang cenderung tumbuh makin besar.
  14. Penyembuhan kista dengan cara operasi untuk membuang kistanya.
  15. Jika keadaan kistanya kecil, dapat dideteksi dengan HSG (semacam USG), tapi kalau besar biasanya ada pembengkaan atau pembesaran disekitar sumber kista.
Perempuan yang memiliki kista di dalam ovariumnya akan mengalami gejala-gejala sebagai berikut:
  1. Mengalami menstruasi yang tidak teratur dan abnormal secara periode
  2. Terdapat masa absen, biasanya (tetapi tidak selalu) terjadi setelah satu atau lebih masa menstruasi normal
  3. Timbul jerawat yang parah dan sangat mengganggu
  4. Ukuran payudara mengalami penyusutan
  5. Mengalami perkembangan pada karakteristik lelaki (virilization), seperti tumbuh rambut di sekujur tubuh dan wajah, suara berubah menjadi keras dan dalam, ukuran cilitorus membesar.
  6. Menderita Diabetes
  7. Rambut tumbuh menjadi lebih tebal
  8. Mandul atau tidak mempunyai keturunan meski sudah melakukan pengobatan
  9. Kandungan hormon insulin sangat sedikit
  10. Mengalami kegemukan atau obesitas
Komplikasi yang ditimbulkan oleh kista :
  1. Berisiko terkena kanker endometrial
  2. Terjadi kemandulan
  3. Ada hubungannya dengan obesitas; tekanan darah yang meningkat
  4. Terkena diabetes
  5. Beresiko terkena kanker payudara

0 komentar:

 

Followers

© 3 Columns Newspaper Copyright by Note of Diary | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks