Showing posts with label Asma. Show all posts
Showing posts with label Asma. Show all posts
Asma Dan Gejala
Friday, July 20, 2012
Asma terjadi karena adanya peradangan pada paru-paru. Radang membuat saluran udara menyempit sehingga menyebabkan kesulitan bernafas. Gejala asma tidak selalu spesifik sehingga perlu konsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab pastinya. Empat gejala asma yang paling umum adalah batuk, mengi, dada sesak, dan sesak napas. Pengaruh serangan asma dapat dikurangi jika gejala-gejala tersebut dapat dikenali.
Berikut adalah 4 gejala asma:
Berikut adalah 4 gejala asma:
- Sesak Dada: Peringatan pertama serangan asma biasanya adalah rasa sesak pada dada. Penderita asma menggambarkan sesak dada ini seperti tali karet yang dililitkan di dada. Secara umum, sesak napas juga bisa berfungsi sebagai mekanisme perlindungan pada sistem pernafasan. Ketika sistem pernapasan merasakan ada bahaya, maka salurannya menyempit untuk melindungi paru-paru yang rentan.
- Batuk: Gejala asma berikutnya adalah batuk. Ada perbedaan antara batuk asma dengan batuk biasa. Dalam kasus serangan asma, penderita sering batuk pada malam hari. Tidak seperti batuk biasa, batuk pada asma sangat mengganggu dan menyebabkan susah tidur.
- Sesak Napas: Gejala ketiga adalah sesak napas. Sesak napas merupakan gejala yang khas pada asma. Napas penderita menjadi cepat dan pendek.
- Mengi: Sedang gejala terakhir adalah mengi (bengek). Mengi membuat napas terdengar seperti bunyi peluit. Mengi terjadi karena saluran bronkial pada paru-paru menyempit dan terisi cairan sehingga membuat sulit bernapas.
Asma dapat dipicu oleh faktor lingkungan atau genetik. Serangan asma biasanya muncul karena adanya pemicu, atau sesuatu yang menyebabkan saluran pernapasan menghasilkan bronchospasme. Beberapa faktor pemicu meliputi asap rokok, infeksi virus pernapasan, stres psikologis, hingga penggunaan parasetamol. Lebih dari 25 gen dikaitkan dengan asma genetik. Namun, gen ini hanya menyebabkan asma dalam kondisi tertentu. Mengetahui gejala dan tanda-tanda asma dapat membantu meringankan dampak asma. Menghindari faktor pemicu juga merupakan langkah pencegahan ampuh untuk menghindari serangan asma.
Meringankan Penderita Asma
Ada berbagai pemicu atau penyebab asma. Namun kabar baiknya, asma juga bisa diobati dengan berbagai cara yang berbeda.Tentu saja, solusi terbaik idealnya adalah solusi yang alami.
Dua bahan alami untuk meringankan asma secara efektif adalah madu dan jahe.
1. Madu untuk Asma
1. Madu untuk Asma
Madu sangat baik untuk asma. Madu membantu mengencerkan dan membuang lendir dari sistem pernapasan. Lendir yang terakumulasi di saluran pernapasan akan menghambat aliran udara sehingga dapat memicu atau membuat serangan asma semakin memburuk.
Berikut adalah beberapa ramuan madu yang baik untuk meringankan asma:
Berikut adalah beberapa ramuan madu yang baik untuk meringankan asma:
- Satu sendok teh madu dengan air diminum setiap hari.
- Satu sendok teh air hangat ditambah seperempat sendok teh bubuk kunyit diminum dua kali sehari.
- Satu sendok teh madu dengan setengah sendok teh bubuk kayu manis diminum sekali sehari (baik pagi atau malam).
- Satu sendok makan madu, satu sendok teh bawang putih tumbuk (jus bawang putih), dan setengah sendok teh asafetida. Campur semua bahan ini bersama-sama dan diminum dua kali sehari.
2. Jahe untuk Asma
Jahe juga sangat baik untuk asma. Jahe bisa menghentikan inflamasi atau peradangan. Asma terjadi karena adanya peradangan pada saluran pernapasan. Ketika dicampur dengan bahan tertentu, jahe juga bisa bertindak sebagai ekspektoran. Ekspektoraan akan membantu menyingkirkan lendir dari sistem pernafasan.
Berikut adalah beberapa ramuan jahe untuk asma:
- Satu sendok teh jahe dengan satu cangkir ramuan fenugreek diminum sekali sehari.
- Jus jahe segar (jahe tumbuk) dicampur dengan madu diminum sehari sekali.
- Sediakan setengah sendok teh jahe segar, satu sendok teh biji jinten, sejumput pala, dan segelas air. Campurkan semua bahan tersebut dan didihkan. Minum ramuan selagi hangat.
Efektivitas madu dan jahe sebagai obat asma alami telah terbukti. Namun yang perlu diingat, asma dipicu oleh berbagai faktor yang berbeda. Itu sebab, perlu dilakukan pengujian ramuan jenis mana yang paling tepat dan efektif meringankan asma sesuai kondisi khusus seseorang. Secara keseluruhan, madu dan jahe adalah dua bahan alami efektif yang dapat ditambahkan ke ramuan apapun. Madu membantu membersihkan sistem pernapasan dari lendir sementara jahe membantu menghentikan radang dan lendir dari saluran pernapasan.
Radish
Tuesday, September 28, 2010
Radish including clump plant seasonal crops with high reach 1 meter, has been cultivated worldwide as a vegetable crop and medicinal plants. This plant has a root riding a changing form and function into a large tuber. Radish contain vitamin C, folic acid, potassium, Vitamin B6, Riboflavin, Magnesium, Calcium. Chemical constituents of the tuber, including vitamin A, B1, B2, niacin, essential oils, choline, crude fiber, calcium, phosphorus, iron and oxalic acid. While the leaves contain essential oils, vitamins A and C. The seeds contain 30-40 percent fat oils and essential oil. These substances contain antibiotics against several species of bacteria and antioxidants.Benefits of Radish:
- Radish can be used to ward off coughs, flu, fever.
- As a laxative phlegm / mucus that clog the nose and throat.
- Radish steeping water is used as a laxative to urinate, especially to help those who suffer from kidney stones.
- Radish leaves are boiled and drunk his water to relieve digestive problems.
- Juice of the grated horseradish root can be mixed with honey to prevent the flu.
- Vitamin C in the radish is an antioxidant and anti-inflammatory properties.
- Gynecology the potassium can help reduce the risk of kidney stones and stokes.
1. To treat asthma: 200 grams of radish roots in juice, add 50 cc of boiled ginger juice to a boil add honey to drink water while warm.
2. To cure a cough: 100 grams and 9 grams of radish tubers mandarin orange peel boiled with 500 cc of water to the remaining 200 cc, then filtered and drunk the water while warm.
3. Treating whooping cough with 25 grams of radish seeds that have been dried, finely ground sugar and warm water added to taste, then drink 3 times daily. Or use 100 grams of tubers of radish, 5 grains of white pepper and honey to taste steamed and then eaten.
4. To treat dysentery: 100 grams of dried radish leaves, boiled with water to boil and becomes thick and drunk like tea. Do it for 3-5 days. If dysentery has a long, use radish leaves plus enough chicken meat and then cooked into soup.
5. Treating lung disorders accompanied by coughing up blood or nose bleeds, use 100 grams of white radish tubers, juiced and drunk. Do it every day.
6. To overcome indigestion: 200 grams of radish tubers and angco fruit cooked become sauce and drink 1-2 times a day.
7. To overcome Influenza: 250 grams of thinly sliced radish tubers with sugar to taste, boiled with 600 cc of water until the remaining 300 cc. Filtered and drink since warm water.
8. To reduce excessive appetite: Juice 200 grams of carrots and 200 grams of radish tuber roots , and then drink.
9. Treating heart disease: 250 grams of minced horseradish root and 30 grams of fresh leaves the gods boiled with 800 cc of water until the remaining 400 cc. Then filtered and drinking the water 2 times a day. Each time you drink as much as 200 cc.
10. To overcome flatulence: 150 grams of tuber radish, 5 grams of dried mandarin orange peel, 3 pcs of cloves, 1 finger cinnamon, 5 grams of nutmeg and 3 pcs of cardamom, boiled with 500 cc of water to the remaining 200 cc, filtered and drinking the water.
11. Lowering high blood pressure: 100 grams of blended fresh horseradish root, taken 2 times a day and every you drink is 150 grams. Or 100 grams of tubers radish and 1 apple grated then take water. Use water for blending 75 grams of celery, add mandarin orange juice and sugar to taste, then drink it regularly.
Renang Meredakan Penyakit Asma
Friday, May 14, 2010Renang dimulai dengan melakukan pemanasan terlebih dahulu, agar tubuh siap bergerak. Pemanasan akan membuat suhu tubuh dan detak jantung meningkat perlahan-lahan. Lakukan pemanasan dengan berjalan-jalan sekitar kolam renang selama 10 menit, lalu regangkan sedikitnya 15 kali hitungan setiap otot. Peregangan salah satu upaya menghindari kram. Lakukan pemanasan dan peregangan selama 5-10 menit, lalu teruskan dengan berenang selama 20-40 menit tanpa henti.
Bagi penderita penyakit asma, renang sangat membantu untuk meredakan atau bahkan untuk penyembuhan penyakit asma. Karena dengan melakukan renang maka akan melatih seluruh otot pernapasan mulai dari dada, perut, bahu dan pundak semuanya ikut bergerak sehingga bisa memperbaiki kondisi pada penderita asma. Sebagian besar serangan asma dipicu oleh udara kering, tetapi hal ini tidak terjadi saat berenang karena pernapasan terjadi di dekat permukaan air. Uap air membuat udara yang masuk tidak kering.Renang juga dapat membangkitkan percaya diri serta semangat hidup penderita asma dan secara psikologis akan mengurangi resiko serangan asma.
Penyakit asma dapat terkontrol apabila memenuhi 6 kriteria berikut:
- Tidak pernah atau jarang mengalami gejala harian (maksimal 2 kali/minggu)
- Tidak pernah terbangun karena asma
- Tidak pernah atau jarang menggunakan obat pelega nafas (maksimal 2 kali/minggu)
- Dapat melakukan aktivitas dan latihan fisik secara normal
- Hasil tes fungsi paru-paru normal atau mendekati normal
- Tidak pernah mengalami serangan asma.
Alergi
Thursday, May 13, 2010Alergi dipengaruhi dua faktor yaitu faktor internal/genetik dan faktor eksternal/lingkungan. Salah satu yang dapat dilakukan adalah mengontrol lingkungan sehingga tidak membahayakan (misalnya menghindari tungau debu rumah seperti karpet, kapuk, bahan beludru pada sofa atau gordyn, ventilasi yang baik di rumah/kamar, jauh dari orang yang sedang merokok, menghindari makanan yang diketahui sering menyebabkan alergi seperti susu, telur, makanan laut, cokelat serta menghindari kecoak dan serpihan kulit binatang peliharaan.
Hal-hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya alergi:
- Menjaga kebersihan lingkungan, baik di dalam maupun di luar rumah.
- Hindari menggunakan pakaian dari bahan wol, gunakanlah pakaian dari bahan katun.
- Jangan menggunakan pewangi ruangan ataupun parfum, obat-obat anti nyamuk.
- Gunakan kasur atau bantal dari bahan busa, bukan kapuk.
- Gunakan sprei dari bahan katun dan cucilah minimal seminggu sekali dengan air hangat.
- Awasi dan hindari setiap makanan/minuman maupun obat-obatan yang menimbulkan reaksi alergi.
- Kebersihan diri juga harus diperhatikan.
- Konsultasikan ke dokter dan mintalah dokter untuk melakukan imunoterapi untuk menurunkan kepekaan anda terhadap bahan-bahan pemicu reaksi alergi.
1. Alergi yang terkait dengan pernafasan seperti asma dan rinitis alergi (bersin dan pilek berulang terutama pada pagi hari). Penyakit rinitis alergi biasanya ditandai dengan bersin-bersin, hidung terasa gatal, hidung berair atau tersumbat dan sukar bernapas, sedangkan pada mata akan terasa gatal, kemerahan dan berair. Bila penyakit ini dibiarkan, kemungkinan akan berkembang menjadi sinusitis.
2. Alergi yang terkait dengan kulit seperti urtikaria (gidu-biduran/kaligata) dan dermatitis atopik (eksem). Urtikaria (gidu-biduran/kaligata) adalah kelainan kulit yang ditandai oleh bentol, kemerahan, dan gatal. Meskipun gejalanya merupakan manifestasi penyakit alergi, tetapi penyebabnya seringkali bukan karena alergen. Diperkirakan selama hidupnya sejumlah 15-25 persen masyarakat pernah mengalami urtikaria. Gejala khusus urtikaria biasanya terlihat bentol, kemerahan dan rasa gatal. Jika penyebabnya telah diketahui, misalnya dari makanan (seperti susu, telur, ikan laut, kacang-kacangan) maka hindari mengkonsumsi makanan tersebut.
About Asthma (Indication And Classification)
Saturday, March 27, 2010
Asma/sesak nafas bukanlah suatu penyakit, tetapi merupakan keadaan dimana seseorang mengalami penyempitan pada pembuluh tenggorokan. Asma bisa terjadi pada siapa saja, mulai yang berusia muda sampai usia tua. Asma adalah suatu kondisi di mana jalan udara dalam paru-paru meradang hingga lebih sensitif terhadap faktor khusus (pemicu) yang menyebabkan jalan udara menyempit hingga aliran udara berkurang dan mengakibatkan sesak napas dan bunyi napas mengikik.Pada saat terjadi serangan asma, otot polos dari bronkial mengalami kejang dan jaringan yang melapisi saluran udara mengalami pembengkakan karena adanya peradangan dan pelepasan lendir ke dalam saluran udara. Hal ini akan memperkecil diameter dari saluran udara dan penyempitan ini menyebabkan penderita harus berusaha sekuat tenaga untuk dapat bernafas.
Faktor yang menyebabkan seseorang terkena Asma:
1. Karena alergi terhadap asap, debu, bau menyengat.
2. Terserang flu/pilek dan Virus yang mengakibatkan nafasnya tidak lancar.
3. Cuaca, stres dan emosi
4. Serbuk sari, bulu hewan (kucing, kuda) merupakan pemicu yang mudah dikenali.
Gejala-gejala terjadinya Asma:
- Napas mengikik: Dengan atau tanpa sesak napas, napas yang mengikik dapat muncul jika ada pemicu atau karena sebab lain.
- Sesak napas: Sering disertai napas mengikik dan batuk, tapi dapat juga muncul sendiri
- Batuk: Batuk dengan lendir atau batuk kering merupakan tanda asma.
- Sesak dada: Gejala asma ini dapat rancu dengan gangguan jantung pada orang yang lebih tua.
- Hindari dari merokok.
- Hindari pilek sedapat mungkin.
- Hindari terkena alergi.
- Buat rencana mengotrol diri sendiri dengan bantuan dokter.
- Informasikan pada guru tentang asma anak anda dan adanya persediaan inhaler sewaktu-waktu.
- Hindari tempat di mana ada pemicu asma.
- Intermitten, yaitu sering tanpa gejala atau munculnya kurang dari 1 kali dalam seminggu dan gejala asma malam kurang dari 2 kali dalam sebulan. Jika seperti itu yang terjadi, berarti faal (fungsi) paru masih baik.
- Persisten ringan, yaitu gejala asma lebih dari 1 kali dalam seminggu dan serangannya sampai mengganggu aktivitas, termasuk tidur. Gejala asma malam lebih dari 2 kali dalam sebulan. Semua ini membuat faal paru relatif menurun.
- Persisten sedang, yaitu gejala asma terjadi setiap hari dan serangan sudah mengganggu aktivitas, serta terjadinya 1-2 kali seminggu. Gejala asma malam lebih dari 1 kali dalam seminggu. Faal paru menurun.
- Persisten berat, gejala asma terjadi terus-menerus dan serangan sering terjadi. Gejala asma malam terjadi hampir setiap malam. Akibatnya faal paru sangat menurun.
Pengelompokkan Asma berdasarkan berat ringannya gejala:
1. Serangan asma akut ringan, dengan gejala:
- Rasa berat di dada,
- Batuk kering ataupun berdahak,
- Gangguan tidur malam karena batuk atau sesak napas,
- Bunyi mengi tidak ada/ringan.
2. Serangan Asma akut sedang, dengan gejala:
- Sesak dengan bunyi mengi agak nyaring,
- Batuk kering/berdahak,
- Aktivitas terganggu.
3. Serangan Asma akut berat, dengan gejala:
- Sesak sekali,
- Sukar berbicara dan kalimat terputus-putus,
- Tidak bisa berbaring, posisi mesti 1/2 duduk agar dapat bernapas.
Khasiat Buah Tin
Tuesday, February 2, 2010
Di dalam Al-Qur'an terdapat sebuah surat dinamakan At Tiin yang diambil dari kata At Tiin yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya buah Tin. Buah yang dikenal dengan nama ara / fig tersebut banyak dijumpai di negara Arab, rasanya manis dan mudah dicerna.Manfaat dari buah Tin:
1. mencegah kanker
2. mengobati sembelit
3. dapat menurunkan kolesterol jahat
4. menguatkan jantung
5. menormalkan pernafasan bagi penderita asma.
Buah Tin yang besarnya seperti buah kelengkeng ini adalah buah-buahan yang mengandung zat sejenis alkalin yang mampu menghilangkan keasaman pada tubuh. Zat-zat aktif yang terdapat dalam buah tin adalah sejenis zat-zat pembersih yang bisa dipakai untuk mengobati luka luar dengan cara melumurinya. Buah Tin mengandung beragam nutrisi mulai dari Vitamin A, C, mineral kalsium, magnesium dan kalium.
Subscribe to:
Posts (Atom)