Showing posts with label gigi. Show all posts
Showing posts with label gigi. Show all posts
Gigi Dan Perawatannya
Wednesday, May 30, 2012
Jangan biarkan penampilan Anda rusak karena warna gigi yang kekuningan. Selain obat-obatan dan gaya hidup, ada beberapa makanan yang berpengaruh pada warna gigi seseorang.
1. Tomat.
1. Tomat.
Tomat memiliki kandungan warna alami pada buah yang bisa meninggalkan noda pada gigi. Keadaan ini akan diperparah jika tomat ini sudah diolah menjadi saus tomat botolan. Kandungan zat pewarna tambahan di dalam saus tomat juga bisa memperparah bekas warna yang ditinggalkan pada gigi.
2. Minuman kesehatan dan minuman olahraga.
Sebuah studi mengungkapkan bahwa minuman olahraga dan minuman kesehatan juga bisa menyebabkan kerusakan enamel gigi karena kandungan asamnya. Akibatnya noda akibat minuman ini akan tertinggal di gigi. Sebaiknya pilih air putih sebagai pengganti minuman kesehatan ataupun minuman olahraga.
3. Jus buah.
kandungan asam dari buah yang terlalu tinggi dan terlalu banyak bisa merusak gigi, dan bila dikonsumsi terus-menerus dalam jumlah yang terlalu banyak juga bisa merusak enamel gigi dan membuat gigi berlubang.
4. Wine.
4. Wine.
Kandungan asam, tannin, dan chromogen pada wine itulah yang menyebabkan noda pada gigi. Selain anggur merah, anggur putih juga bisa membuat gigi berubah warna.
5. Antibiotik.
Terlalu sering mengkonsumsi obat-obatan, terutama antibiotik, juga bisa menyebabkan gigi menjadi kuning. Kandungan tetracycline pada antibiotik adalah faktor penyebab gigi menjadi kuning, terutama pada anak-anak. Konsumsi antibiotik yang mengandung tetracycline selama masa pertumbuhan gigi (mulai dari awal kehamilan sampai anak usia 8 tahun) bisa membuat gigi anak mengalami perubahan warna yang bersifat permanen.
5. Antibiotik.
Terlalu sering mengkonsumsi obat-obatan, terutama antibiotik, juga bisa menyebabkan gigi menjadi kuning. Kandungan tetracycline pada antibiotik adalah faktor penyebab gigi menjadi kuning, terutama pada anak-anak. Konsumsi antibiotik yang mengandung tetracycline selama masa pertumbuhan gigi (mulai dari awal kehamilan sampai anak usia 8 tahun) bisa membuat gigi anak mengalami perubahan warna yang bersifat permanen.
Makanan yang dapat memutihkan gigi:
1. Strowberi
Buah ini memproduksi enzim malic acid yang membantu memutihkan gigi. Selain dengan langsung memakannya, strowberi bisa dimanfaatkan untuk memutihkan gigi dengan cara dihaluskan, digosokkan ke gigi, diamkan selama lima menit lalu bilas dan gosok gigi seperti biasa.
2. Buah-buahan dan sayuran yang renyah
Contoh terbaik adalah apel, seledri, dan wortel. Menggigit dan mengunyah buah dan sayuran seperti ini akan membantu membersihkan plak, "menggosok" gigi agar lebih putih bersinar, dan meningkatkan produksi air liur yang baik bagi kesehatan mulut.
3. Keju
Keju dan bahan olahan susu lainnya seperti yoghurt mengandung lactic acid yang berfungsi melindungi gigi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang mengkonsumsi yoghurt empat kali seminggu lebih terlindung dari pembusukan gigi dibanding anak-anak yang tak minum yoghurt. Sedangkan untuk memutihkan gigi, keju adalah pilihan yang baik karena selain melindungi gigi dari kebusukan, keju juga mengandung kalsium dan fosfor yang berguna dalam pembentukan enamel gigi.
4. Jeruk dan nanas
Saat mengkonsumsi jeruk, nanas, dan buah-buahan asam lainnya, mulut memproduksi air liur lebih banyak, yang membantu membersihkan gigi secara alami.
5. Baking soda
Sebuah penelitian tahun 2008 menemukan bahwa pasta gigi yang mengandung baking soda berfungsi lebih baik dalam membersihkan plak. Anda bisa saja menggunakan baking soda langsung untuk membersihkan gigi, namun para dokter menyarankan agar hal ini tak dilakukan terlalu sering karena bisa mengikis enamel gigi. Pilihan paling aman adalah menggunakan pasta gigi yang mengandung baking soda.
6. Permen karet yang mengandung xylitol
Xylitol adalah pemanis alami yang dapat mencegah plak. Xylitol juga menetralkan tingkat keasaman di dalam mulut dan meningkatkan produksi air liur untuk membersihkan gigi.
Buah ini memproduksi enzim malic acid yang membantu memutihkan gigi. Selain dengan langsung memakannya, strowberi bisa dimanfaatkan untuk memutihkan gigi dengan cara dihaluskan, digosokkan ke gigi, diamkan selama lima menit lalu bilas dan gosok gigi seperti biasa.
2. Buah-buahan dan sayuran yang renyah
Contoh terbaik adalah apel, seledri, dan wortel. Menggigit dan mengunyah buah dan sayuran seperti ini akan membantu membersihkan plak, "menggosok" gigi agar lebih putih bersinar, dan meningkatkan produksi air liur yang baik bagi kesehatan mulut.
3. Keju
Keju dan bahan olahan susu lainnya seperti yoghurt mengandung lactic acid yang berfungsi melindungi gigi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang mengkonsumsi yoghurt empat kali seminggu lebih terlindung dari pembusukan gigi dibanding anak-anak yang tak minum yoghurt. Sedangkan untuk memutihkan gigi, keju adalah pilihan yang baik karena selain melindungi gigi dari kebusukan, keju juga mengandung kalsium dan fosfor yang berguna dalam pembentukan enamel gigi.
4. Jeruk dan nanas
Saat mengkonsumsi jeruk, nanas, dan buah-buahan asam lainnya, mulut memproduksi air liur lebih banyak, yang membantu membersihkan gigi secara alami.
5. Baking soda
Sebuah penelitian tahun 2008 menemukan bahwa pasta gigi yang mengandung baking soda berfungsi lebih baik dalam membersihkan plak. Anda bisa saja menggunakan baking soda langsung untuk membersihkan gigi, namun para dokter menyarankan agar hal ini tak dilakukan terlalu sering karena bisa mengikis enamel gigi. Pilihan paling aman adalah menggunakan pasta gigi yang mengandung baking soda.
6. Permen karet yang mengandung xylitol
Xylitol adalah pemanis alami yang dapat mencegah plak. Xylitol juga menetralkan tingkat keasaman di dalam mulut dan meningkatkan produksi air liur untuk membersihkan gigi.
Buah Delima Dan Manfaatnya
Monday, May 28, 2012
Jika anda ingin mengurangi stres dan mencegah terjadinya penuaan, tampaknya anda harus mengkonsumsi jus buah delima (pomegranate) secara teratur. Menurut para ilmuwan, nutrisi yang terkandung dalam buah delima itu dapat mengurangi kecemasan dan mencegah timbulnya penyakit kardiovaskular. Buah delima dapat juga mencegah penyebaran sel kanker.
Konsumsi buah delima secara reguler setiap hari akan memperlambat proses penuaan sel DNA. Dan itulah sebabnya orang bisa tetap menjaga tubuhnya agar tetap lebih muda. Kesimpulan ini diperoleh setelah diadakan penelitian kepada 60 sukarelawan. Mereka diberi asupan ekstrak buah delima yang berbentuk kapsul selama satu bulan.
Manfaat buah delima untuk kesehatan sangat banyak jumlahnya. Buah yang sering dijadikan sebagai perumpamaan saat memuji kecantikan seorang wanita ini memiliki banyak fungsi, antara lain adalah sebagai anti virus dan anti-tumor. Buah delima juga mempunyai fungsi sebagai sumber vitamin karena terkandung beberapa vitamin antara lain vitamin A , C dan E serta asam folat. Delima juga sangat efektif dalam menyembuhkan masalah-masalah yang berkaitan dengan jantung dan untuk menjaga sirkulasi darah. Manfaat lainnya ialah termasuk menyembuhkan gangguan lambung, kanker , perawatan gigi, osteoarthritis, anemia dan diabetes.
Ada banyak cara dalam memanfaatkan buah delima ini. Ada yang mengkonsumsinya secara langsung, ada pula yang mengkonsumsinya dalam bentuk jus serta dalam bentuk sirup dan pasta. Menurut sebuah studi penelitian yang diadakan oleh American Journal of Clinical Nutrition , buah delima yang kaya antioksidan dapat mencegah oksidasi ‘buruk’ dari kolesterol LDL. Sirup Delima berguna untuk mengobati kerusakan tulang rawan dan melindungi bayi dari kerusakan otak selama proses melahirkan.
1. Manfaat Deliman Dalam Mengatasi Gangguan Perut
Kulit Delima dan daun bisa digunakan untuk menenangkan gangguan lambung atau diare. Minum teh yang dibuat dari daun buah ini membantu dalam menyembuhkan masalah pencernaan Anda. Jus buah delima juga digunakan untuk menangani masalah disentri dan kolera.
Konsumsi buah delima secara reguler setiap hari akan memperlambat proses penuaan sel DNA. Dan itulah sebabnya orang bisa tetap menjaga tubuhnya agar tetap lebih muda. Kesimpulan ini diperoleh setelah diadakan penelitian kepada 60 sukarelawan. Mereka diberi asupan ekstrak buah delima yang berbentuk kapsul selama satu bulan.
Manfaat buah delima untuk kesehatan sangat banyak jumlahnya. Buah yang sering dijadikan sebagai perumpamaan saat memuji kecantikan seorang wanita ini memiliki banyak fungsi, antara lain adalah sebagai anti virus dan anti-tumor. Buah delima juga mempunyai fungsi sebagai sumber vitamin karena terkandung beberapa vitamin antara lain vitamin A , C dan E serta asam folat. Delima juga sangat efektif dalam menyembuhkan masalah-masalah yang berkaitan dengan jantung dan untuk menjaga sirkulasi darah. Manfaat lainnya ialah termasuk menyembuhkan gangguan lambung, kanker , perawatan gigi, osteoarthritis, anemia dan diabetes.
Ada banyak cara dalam memanfaatkan buah delima ini. Ada yang mengkonsumsinya secara langsung, ada pula yang mengkonsumsinya dalam bentuk jus serta dalam bentuk sirup dan pasta. Menurut sebuah studi penelitian yang diadakan oleh American Journal of Clinical Nutrition , buah delima yang kaya antioksidan dapat mencegah oksidasi ‘buruk’ dari kolesterol LDL. Sirup Delima berguna untuk mengobati kerusakan tulang rawan dan melindungi bayi dari kerusakan otak selama proses melahirkan.
1. Manfaat Deliman Dalam Mengatasi Gangguan Perut
Kulit Delima dan daun bisa digunakan untuk menenangkan gangguan lambung atau diare. Minum teh yang dibuat dari daun buah ini membantu dalam menyembuhkan masalah pencernaan Anda. Jus buah delima juga digunakan untuk menangani masalah disentri dan kolera.
2. Manfaat Delima Dalam Mengatasi Masalah Jantung
Asupan jus buah delima dapat mempertahankan aliran darah dalam tubuh untuk tetap normal. Oleh karena itu buah ini sangat manfaal dalam mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Sifat antioksidan yang terkandung dalam buah ini membantu untuk menjaga kolesterol jahat dan menjaga arteri agar terbebas dari gumpalan. Dengan demikian peredaran darah akan tetap lancar dan kesehatan paru paru kita pun akan tetap sehat.
3. Manfaat Delima Dalam Mengatasi Kanker
Delima terdiri dari tingkat tinggi antioksidan yang disebut flavenoids. Flavenoids ini dianggap efektif dalam menangkal berbagai penyakit kanker. Orang-orang yang menghadapi risiko kanker prostat dan kanker payudara harus mulai minum jus buah ini, karena hal ini akan membantu mereka untuk mengurangi resiko berkembangnya kanker lebih lanjut . Mengkonsumsi buah delima secara rutin dapat mengurangi kadar PSA dalam tubuh dan membantu untuk melawan sel-sel kanker yang ada dalam tubuh.
4. Manfaat Buah Delima Untuk Perawatan Gigi
Manfaat terbaik dari jus delima untuk perawatan gigi adalah bahwa buah delima memiliki bahan anti bakteri dan antivirus yang dapat membantu untuk mengurangi efek plak pada gigi.
5. Manfaat Delima Dalam Mengatasi Osteoarthritis
Buah Delima memang mampu mengatasi berbagai jenis penyakit seperti aterosklerosis dan osteoarthritis. Kerusakan yang disebabkan karena penebalan dan pengerasan dinding arteri dan tulang rawan dan sendi ini dapat disembuhkan dengan makan buah ini. Selain itu, delima juga mampu mencegah pembentukan enzim yang dapat menghancurkan jaringan ikat.
Asupan jus buah delima dapat mempertahankan aliran darah dalam tubuh untuk tetap normal. Oleh karena itu buah ini sangat manfaal dalam mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Sifat antioksidan yang terkandung dalam buah ini membantu untuk menjaga kolesterol jahat dan menjaga arteri agar terbebas dari gumpalan. Dengan demikian peredaran darah akan tetap lancar dan kesehatan paru paru kita pun akan tetap sehat.
3. Manfaat Delima Dalam Mengatasi Kanker
Delima terdiri dari tingkat tinggi antioksidan yang disebut flavenoids. Flavenoids ini dianggap efektif dalam menangkal berbagai penyakit kanker. Orang-orang yang menghadapi risiko kanker prostat dan kanker payudara harus mulai minum jus buah ini, karena hal ini akan membantu mereka untuk mengurangi resiko berkembangnya kanker lebih lanjut . Mengkonsumsi buah delima secara rutin dapat mengurangi kadar PSA dalam tubuh dan membantu untuk melawan sel-sel kanker yang ada dalam tubuh.
4. Manfaat Buah Delima Untuk Perawatan Gigi
Manfaat terbaik dari jus delima untuk perawatan gigi adalah bahwa buah delima memiliki bahan anti bakteri dan antivirus yang dapat membantu untuk mengurangi efek plak pada gigi.
5. Manfaat Delima Dalam Mengatasi Osteoarthritis
Buah Delima memang mampu mengatasi berbagai jenis penyakit seperti aterosklerosis dan osteoarthritis. Kerusakan yang disebabkan karena penebalan dan pengerasan dinding arteri dan tulang rawan dan sendi ini dapat disembuhkan dengan makan buah ini. Selain itu, delima juga mampu mencegah pembentukan enzim yang dapat menghancurkan jaringan ikat.
6. Manfaat Delima Dalam Mengatasi Animia.
Untuk mempertahankan aliran darah yang sehat kita dapat mengkonsumsi buah delima dengan cara apa pun. Kandungan zat besi yang dimiliki oleh buah delima dapat mengurangi gejala anemia, seperti kelelahan dan pusing.
7. Manfaat Lain Dari Buah Delima
7. Manfaat Lain Dari Buah Delima
Manfaat lain dari buah delima antara lain adalah: buah delima dapat mengurangi kemungkinan memiliki bayi prematur dan mencegah bayi lahir dengan berat badan yang rendah. Delima juga mengurangi kemungkinan berkembangnya penyakit Alzheimer di kalangan generasi tua. Selain bermanfaat untuk kesehatan, buah delima juga baik untuk kecantikan. Buah delima dapat membantu mengontrol masalah penuaan seperti keriput. Selain itu, buah delima juga membantu seorang wanita untuk mengatasi depresi, terutama ketika memasuki masa menopause. The Journal of Urology menyatakan bahwa jus buah delima juga bisa sangat membantu dalam menyembuhkan masalah disfungsi ereksi. Dengan demikian, sangat banyak sekali manfaat dari buah delima.
Pembusukan Pada Gigi
Saturday, December 25, 2010Jangan biarkan lubang kecil pada gigi. Pembusukan diawali dengan masalah gigi yang biasanya disepelekan orang. Sebagian orang mengobati masalah lubang pada gigi dengan berbagai cara, tetapi belum tentu masalah tersebut hilang karena dalam mulut terdapat lebih dari 6 milyar mikroba yang berbahaya. Yang perlu dijaga adalah kondisi bakteri tersebut normal.
Bakteri tersebut sebenarnya tidak bermasalah jika jumlahnya seimbang. Tapi, jika tidak harmonis akan muncul gangguan seperti karies (gigi berlubang), penyakit peyangga gigi (periodental) atau infeksi. Karies yang masih kecil dan belum begitu dalam mungkin tidak mengganggu, tetapi jika dibiarkan akan terjadi infeksi/pembusukan. Jika gusi sudah terinfeksi, pembuluh darah yang terbuka karena gusi berdarah menjadi jalan masuk bakteri. Kuman masuk di peredaran darah maka akan mengakibatkan berbagai penyakit.
Macam-macam pembusukan pada gigi:
1. Pembusukan di permukaan yang licin/rata: yaitu jenis pembusukan yang paling bisa dicegah, diperbaiki, dan tumbuhnya paling lambat. Sebuah karies dimulai dengan bintik hitam. Disitu bakteri melarutkan kalsium dari email. Pembusukan jenis ini biasanya mulai pada usia 20-30 tahun.
2. Pembusukan lubang dan lekukan: dimulai pada usia belasan tahun, mengenai gigi tetap dan tumbuhnya cepat. Terbentuk pada gigi belakang, didalam lekukan yang sempit pada permukaan gigi untuk mengunyah, dan bagian gigi yang berhadapan dengan pipi karena di bagian ini sulit untuk dibersihkan.
3. Pembusukan pada akar gigi: Terjadi karena penderita sulit untuk membersihkan daerah pada akar gigi. Biasanya terjadi pada usia pertengahan akhir. Pembusukan akar merupakan jenis pembusukan yang paling sulit dicegah, terjadi pada lapisan gigi yang paling luar dan keras. Tumbuhnya perlahan dan bila menembus ke lapisan kedua (dentin, lebih lunak), pembusukan menyebar cepat dan masuk ke pulpa (lapisan gigi paling dalam yang mengandung saraf dan pembuluh darah).
Bakteri tersebut sebenarnya tidak bermasalah jika jumlahnya seimbang. Tapi, jika tidak harmonis akan muncul gangguan seperti karies (gigi berlubang), penyakit peyangga gigi (periodental) atau infeksi. Karies yang masih kecil dan belum begitu dalam mungkin tidak mengganggu, tetapi jika dibiarkan akan terjadi infeksi/pembusukan. Jika gusi sudah terinfeksi, pembuluh darah yang terbuka karena gusi berdarah menjadi jalan masuk bakteri. Kuman masuk di peredaran darah maka akan mengakibatkan berbagai penyakit.
Macam-macam pembusukan pada gigi:
1. Pembusukan di permukaan yang licin/rata: yaitu jenis pembusukan yang paling bisa dicegah, diperbaiki, dan tumbuhnya paling lambat. Sebuah karies dimulai dengan bintik hitam. Disitu bakteri melarutkan kalsium dari email. Pembusukan jenis ini biasanya mulai pada usia 20-30 tahun.
2. Pembusukan lubang dan lekukan: dimulai pada usia belasan tahun, mengenai gigi tetap dan tumbuhnya cepat. Terbentuk pada gigi belakang, didalam lekukan yang sempit pada permukaan gigi untuk mengunyah, dan bagian gigi yang berhadapan dengan pipi karena di bagian ini sulit untuk dibersihkan.
3. Pembusukan pada akar gigi: Terjadi karena penderita sulit untuk membersihkan daerah pada akar gigi. Biasanya terjadi pada usia pertengahan akhir. Pembusukan akar merupakan jenis pembusukan yang paling sulit dicegah, terjadi pada lapisan gigi yang paling luar dan keras. Tumbuhnya perlahan dan bila menembus ke lapisan kedua (dentin, lebih lunak), pembusukan menyebar cepat dan masuk ke pulpa (lapisan gigi paling dalam yang mengandung saraf dan pembuluh darah).
Kesehatan Gigi
Tuesday, January 26, 2010Dengan semakin bertambahnya usia, tidak hanya masalah penyakit degeneratif yang perlu diperhatikan, tetapi kesehatan gigi dan mulut harus dijaga. Karena, saat usia lanjut banyak orang yang mengalami keluhan penurunan fungsi gigi. Penurunan fungsi gigi sebenarnya merupakan bagian dari proses penuaan. Penurunan kondisi tulang dan gigi berkaitan dengan masalah fisiologis, patologis, dan sistematik
Fisiologis menyangkut kondisi normal, artinya proses yang merupakan bagian dari penuaan. Patologi berkaitan dengan kondisi tidak normal, antara lain faktor genetik, kurang nutrisi, dan gaya hidup tidak sehat. Adapun yang dimaksud faktor sistematik adalah penyakit-penyakit seperti diabetes.
Hal-hal tersebut mengakibatkan gangguan metabolisme dan penyerapan kalsium pada tubuh. Salah satu efeknya adalah terjadi pengeroposan pada tulang penyangga gigi. Akibatnya orang yang sudah usia lanjut lebih cepat ompong.
Periode rawan penurunan fungsi tulang dan gigi untuk wanita dan pria berbeda, fungsi tulang dan gigi wanita lazimnya akan mulai menurun pada usia 49 tahun, sedangkan pria pada usia 64 tahun. Meskipun demikian, start penurunan fungsi tulang dan gigi tersebut bisa diperlambat dengan cara menjaga kebersihan gigi dan mulut, mengatur kebutuhan nutrisi sesuai dengan usia, dan mengenali penyakit sistemik dalam tubuh.
Konsumsi makanan yang mengandung zat perangsang metabolisme kalsium, seperti susu kedelai, juga sangat dianjurkan, yang penting hindari stres karena akan mengganggu metabolisme tubuh dan mengakibatkan proses antiaging berlangsung lebih cepat.
Fisiologis menyangkut kondisi normal, artinya proses yang merupakan bagian dari penuaan. Patologi berkaitan dengan kondisi tidak normal, antara lain faktor genetik, kurang nutrisi, dan gaya hidup tidak sehat. Adapun yang dimaksud faktor sistematik adalah penyakit-penyakit seperti diabetes.
Hal-hal tersebut mengakibatkan gangguan metabolisme dan penyerapan kalsium pada tubuh. Salah satu efeknya adalah terjadi pengeroposan pada tulang penyangga gigi. Akibatnya orang yang sudah usia lanjut lebih cepat ompong.
Periode rawan penurunan fungsi tulang dan gigi untuk wanita dan pria berbeda, fungsi tulang dan gigi wanita lazimnya akan mulai menurun pada usia 49 tahun, sedangkan pria pada usia 64 tahun. Meskipun demikian, start penurunan fungsi tulang dan gigi tersebut bisa diperlambat dengan cara menjaga kebersihan gigi dan mulut, mengatur kebutuhan nutrisi sesuai dengan usia, dan mengenali penyakit sistemik dalam tubuh.
Konsumsi makanan yang mengandung zat perangsang metabolisme kalsium, seperti susu kedelai, juga sangat dianjurkan, yang penting hindari stres karena akan mengganggu metabolisme tubuh dan mengakibatkan proses antiaging berlangsung lebih cepat.
Subscribe to:
Posts (Atom)