Showing posts with label Liver. Show all posts
Showing posts with label Liver. Show all posts
Liver Dan Gejala
Wednesday, July 4, 2012
Penyakit hati adalah suatu istilah untuk sekumpulan kondisi-kondisi, penyakit-penyakit dan infeksi-infeksi yang mempengaruhi sel-sel, jaringan-jaringan, struktur dan fungsi dari hati. Hati adalah suatu organ penting terletak di kwadran kanan atas abdomen. Dia bertanggung jawab untuk:
- Menyaring darah
- Membuat empedu, suatu zat yang membantu pencernaan lemak
- Memproses dan mengikat lemak pada pengangkutnya (protein) termasuk kolesterol. Gabungan lemak dan protein disebut lipoprotein (Chylomicron, VLDL, LDL, HDL), menyimpan gula dan membantu tubuh untuk mengangkut dan menghemat energi.
- Membuat protein-protein penting, seperti kebanyakan yang terlibat pada pembekuan darah
- Memetabolisme banyak obat-obatan seperti barbiturates, sedatives, and amphetamines
- Menyimpan besi, tembaga, vitamin A dan D, dan beberapa dari vitamin B
- Membuat protein-protein penting seperti albumin yang mengatur pengakutan cairan didalam darah dan ginjal
- Membantu mengurai dan mendaur ulang sel-sel darah merah
Jika hati menjadi radang atau terinfeksi, maka kemampuannya untuk melaksanakan fungsi-fungsi ini jadi melemah. Penyakit hati dan infeksi-infeksi adalah disebabkan oleh suatu kondisi yang bervariasi termasuk infeksi virus, serangan bakteri, dan perubahan kimia atau fisik didalam tubuh. Penyebab yang paling umum dari kerusakan hati adalah kurang gizi (malnutrition), terutama yang terjadi dengan kecanduan alkohol.
Gejala-gejala penyakit hati mungkin akut, terjadi tiba-tiba, atau kronis, berkembang perlahan melalui suatu periode waktu yang lama. Penyakit hati kronis adalah jauh lebih umum dari pada yang akut. Angka dari penyakit hati kronis dari laki-laki adalah dua kali lebih tinggi dari wanita. Penyakit hati dapat menjangkau dari ringan sampai berat tergantung dari tipe penyakit yang hadir.
Gejala-gejala penyakit hati mungkin akut, terjadi tiba-tiba, atau kronis, berkembang perlahan melalui suatu periode waktu yang lama. Penyakit hati kronis adalah jauh lebih umum dari pada yang akut. Angka dari penyakit hati kronis dari laki-laki adalah dua kali lebih tinggi dari wanita. Penyakit hati dapat menjangkau dari ringan sampai berat tergantung dari tipe penyakit yang hadir.
Gejala-gejala sebagian tergantung dari tipe dan jangkaun penyakit hatinya. Pada banyak kasus, mungkin tidak terdapat gejala. Tanda-tanda dan gejala-gejala yang umum pada sejumlah tipe-tipe berbeda dari penyakit hati termasuk:
- Jaundice atau kekuningan kulit
- Urin yang coklat seperti teh
- Mual
- Hilang selera makan
- Kehilangan atau kenaikan berat tubuh yang abnormal
- Muntah
- Diare
- Warna tinja (feces)yang pucat
- Nyeri abdomen (perut) pada bagian kanan atas perut
- Tidak enak badan (malaise) atau perasaan sakit yang kabur
- Gatal-gatal
- Varises (pembesaran pembuluh vena)
- Kelelahan
- Hipoglikemia (kadar gula darah rendah)
- Demam ringan
- Sakit otot-otot
- Libido berkurang (gairah sex berkurang)
- Depresi
Suatu bentuk parah yang jarang dari infeksi hati disebut acute fulminant hepatitis, menyebabkan gagal hati. Gejala-gejala dari gagal hati termasuk:
- Aplastic anemia, suatu keadaan dimana sumsum tulang (bone marrow) tidak dapat membuat sel-sel darah
- Ascites, terkumpulnya cairan didalam abdomen
- Edema atau bengkak dibawah kulit
- Encephalopathy, kelainan yang mempengaruhi fungsi-fungsi otak
- Hati yang membesar dan perih (sakit)
- Limpa membesar
- Perubahan dalam status mental atau tingkat kesadaran
- Rentan terhadap perdarahan
Liver / Hepatitis : Akibat dan Gejala
Monday, March 1, 2010Liver Adalah penyakit hati yang kronis dan ditandai dengan proses peradangan (hepatitis), nekrosis (kematian jaringan) hati, penambahan jaringan ikat (yang batasnya tidak jelas) dengan terbentuknya gumpalan - gumpalan / pembengkakan kecil jaringan (nodus) yang mengganggu susunan dan fungsi hati.
Liver / Hepatitis terjadi karena :
a. Hepatitis Virus :
c. Gangguan imunitas (hepatitis lupoid)
d. Toksin dan obat - obatan.
e. Salah gizi
f. Gangguan Metabolik:
g. Diabetes mellitus,
h. Penyakit penimbunan glikogen,
i. Menumpuknya zat besi (Fe) secara berlebihan dalam hati, limpa dan kulit
j. Penyumbatan aliran empedu yang kronik
k. Infeksi penyakit yang kronis
l. Dan lain-lain
Ciri -ciri orang yang menderita Liver/Hepatitis
Liver / Hepatitis terjadi karena :
a. Hepatitis Virus :
- Virus Hepatitis A (tidak berbahaya meskipun dengan gejala yang hebat, SGOT SGPT tinggi disertai kuning (billirubin yang tinggi).
- Virus hepatitis B ( berbahaya meskipun dengan gejala awal yang ringan SGOT SGPT meningkat/ sedikit melebihi normal)
- Virus Hepatitis C (Berbahaya karena lebih dari separuh kasusnya menyebabkan kerusakan hati/liver, diketahui dengan memeriksakan HCV.
c. Gangguan imunitas (hepatitis lupoid)
d. Toksin dan obat - obatan.
e. Salah gizi
f. Gangguan Metabolik:
g. Diabetes mellitus,
h. Penyakit penimbunan glikogen,
i. Menumpuknya zat besi (Fe) secara berlebihan dalam hati, limpa dan kulit
j. Penyumbatan aliran empedu yang kronik
k. Infeksi penyakit yang kronis
l. Dan lain-lain
Ciri -ciri orang yang menderita Liver/Hepatitis
- Bola mata terlihat kekuningan.
- Badan lemah / lesu.
- Gangguan pencernaan (mual, muntah)
- Pembengkakan bagian tubuh karena penumpukan cairan (Ascites)
- Perdarahan saluran cerna (Hematemesis melena)
- Berdasar tes darah akan tampak kenaikan SGPT dan SGOT di atas normal.
- Jaundice atau kulit berwarna kekuningan.
- Urin yang coklat seperti warna teh.
- Kehilangan atau kenaikan berat tubuh yang abnormal
- Diare
- Warna tinja (feces) yang pucat
- Nyeri di perut pada bagian kanan atas perut
- Gatal-gatal
- Varises (pembesaran pembuluh vena)
- Kelelahan
- Hipoglikemia (kadar gula darah rendah)
- Demam ringan
- Sakit otot-otot
- Tinggi kalori tinggi protein (kerang, ikan laut)
- Jamu temulawak
- Memberikan kopi pada penderita hepatitis C dalam jumlah banyak ternyata bisa memperpanjang umur seseorang yang sudah memiliki penyakit hepatitis C kronis.
- Memberikan obat-obatan dapat mempercepat proses penyembuhan.
- Pemasukan vitamin A dalam jumlah cukup dapat membantu mencegah penumpukan jaringan sel yang mengeras. Tetapi penggunaan vitamin untuk jangka waktu lama dan dengan dosis berlebihan dapat menyebabkan pembengkakan liver.
- Pemberian Suplemen vitamin E dapat meningkatkan kandungan vitamin dalam tubuh orang yang menderita liver dan dapat mengurangi kerusakan pada sel-sel liver.
Radang Kandung Empedu
Sunday, February 28, 2010
Kandung (kantong) empedu adalah organ kecil berwarna kehijauan, letaknya dibawah liver (hati) yang berperan dalam mencerna makanan. Bentuknya seperti kantung yang digunakan untuk menampung cairan empedu yang mengandung garam empedu dan lemak. Radang kandung empedu atau biasa disebut kolesistitis adalah peradangan pada dinding kandung empedu akibat batu empedu. Penyebabnya karena pola makanan yang buruk, terutama yang tinggi lemak. Penyakit kandung empedu biasanya menyerang orang-orang yang kelebihan berat badan dan sering menyerang wanita yang berusia 40 tahun keatas. Peradangan kandung empedu menimbulkan sakit di sebelah kanan atas perut, dan sakit tersebut menjalar ke bahu kanan. Bila penyakit datang, penderita akan merasakan nyeri yang sifatnya hilang timbul dan berpindah-pindah tempat. Tetapi tidak semua radang kandung empedu disebabkan oleh batu empedu. Pecahan batu empedu di dalam kantong dan saluran empedu dapat menyebabkan iritasi pada dinding kantong empedu dan saluran empedu yang menyebabkan infeksi. Bila hal ini tidak segera diatasi, akan menyebabkan kantong empedu menyusut dan tidak berfungsi dengan baik.Radang kandung empedu (kolesititis) terdiri dari :
1. kolesititis akut (acalculous cholecystitis)
Disebut akut karena rasa nyeri yang timbul secara tiba-tiba, dan dimulai tanpa infeksi walaupun nantinya akan terjadi infeksi juga. Peradangan ini menyebabkan cairan dalam kandung empedu menumpuk dan dinding kandung empedu menebal. Kolesititis akut jarang sekali terjadi tanpa batu empedu. Peradangan empedu ini biasanya terjadi setelah cedera serius, luka bakar, pembedahan, infeksi yang menyebar keseluruh tubuh, puasa terlalu lama, pasien yang menerima makanan lewat infus dalam jangka waktu lama, defisiensi sistem imun.
2. Kolesititis kronis
Yaitu peradangan menahun yang disebabkan serangan kolesititis akut yang sering kambuh. Hal ini menyebabkan penebalan dinding kandung empedu, yang semakin lama akan semakin mengecil dan kehilangan kemampuan menjalankan fungsinya, yaitu menyimpan cairan empedu.
Gejala-gejala yang terjadi pada penderita kandung empedu:
- Nyeri pada bagian kanan atas perut seperti gejala sakit maag/tukak lambung
- Nyeri yang hilang timbul dan berpindah-pindah tempat dari sebelah kanan atas perut lalu mengarah ke punggung, dan berpindah lagi ke bahu dan ke dada depan.
- Biasanya rasa sakitnya akan timbul antara 1-2 jam setelah makan. Menyebabkan penderita kehilangan selera untuk makan karena takut merasakan sakit sesudah makan.
- Gangguan pencernaan, perasaan mual yang disertai dengan muntah-muntah dan berkeringat dingin.
- Perut terasa kembung terutama sesudah makan-makanan yang berlemak, makanan yang digoreng, dan sayur-sayuran hijau.
- Rasa sakit lebih sering timbul pada waktu malam hari, sehingga membangunkan penderita secara mendadak.
- Kulit berwarna kuning (apabila batu empedu menghalangi saluran empedu).
- Suhu badan menjadi tinggi.
- Extra Vit C : untuk mengurangi timbunan kolesterol.
- Vit E : mencegah dan melarutkan batu empedu.
- Vit B Complex : membantu membersihkan kandung empedu secara efisiensi.
- Lesitin : membantu mengurangi tumpukan lemak dan kolesterol dalam liver.
- Temulawak : mengandung khasiat antiradang dan antiracun untuk membantu menurunkan kolesterol jahat.
Apa yang dapat dilakukan untuk mencegah peradangan kandung empedu:
- Jaga berat badan ideal dengan pola makan tinggi serat.
- Kurangi karbohidrat halus, gula dan lemak.
- Biasakan minum air sedikitnya 8 gelas setiap hari.
- Membiasakan makan buah dan sayuran, oat bran dan pektin (jenis serat yang sifatnya larut air dan dapat membantu menurunkan kolesterol) pada apel, kubis, wortel, jeruk, kacang polong, dan oyong berguna mencegah dan membantu menghancurkan batu empedu.
Subscribe to:
Posts (Atom)