Thursday, March 25, 2010

Cave Bat For Health

Indonesia memiliki 200 jenis Cave Bat/kelelawar atau 20% dari jumlah jenis kelelawar yang ada di dunia. Yang terdiri dari jenis kelelawar berukuran kecil hingga kelelawar yang berukuran besar, dan dari kelelawar pemakan serangga hingga pemakan buah-buahan dan nektar. Kelelawar merupakan satu-satunya jenis hewan mamalia yang dapat terbang dengan menggunakan sayapnya. Kelelawar aktif mencari makan dan terbang hanya pada waktu malam hari dikarenakan kelelawar sangat sensitif terhadap dehidrasi (kekurangan air). Bila siang hari ia tidur dengan bergelantung terbalik. Habitat (tempat tinggalnya) biasanya di gua-gua, alam terbuka, atau dipepohonan.

Klasifikasi dari kelelawar :
1. Pteropodidae (kalong)
2. Emballonuridae (Kelelawar ekor-trubus)
3. Megadermatidae (Vampir palsu)
4. Nycteridae (Kelelawar muka-cekung)
5. Rhinolophidae (Kelelawar-ladam)
6. Hipposideridae (Barong)
7. Vespertilionidae (Kelelawar biasa)
8. Molossidae (Kelelawar bibir-keriput)

Khasiat Cave Bat:
1. Hati dan daging Kelelawar
Diyakini bisa menyembuhkan radang tenggorokan dan penyakit asma. Karena Kelelawar memiliki senyawa Kitotefin yang berfungsi untuk menstabilkan membran sel mastosit didalam tubuh. Penyakit Asma yang terjadi karena alergi bisa dicegah dengan adanya daging bersenyawa kitotefin itu di dalam tubuh. Sebab daging tersebut merangsang terbentuknya antibodi pada tubuh. Yang perlu diperhatikan mungkin hanya masalah pengolahan daging sebelum dimakan. Sebab kalau sembarangan mengolah bisa mengakibatkan hilangnya kadar kitotefin yang ada. Jadi disarankan tidak mengolah daging dalam kondisi terlalu panas. Suhu yang disarankan untuk memasak daging ini, jangan sampai melebihi 150 derajat Celcius.

2. Air liur Kelelawar
Senyawa kimia yang ada di air liur (saliva pada kelelawar jenis vampir) ternyata bisa memecahkan bekuan darah (blood clot). Senyawa kimia yang dimaksud sebenarnya berupa enzim bernama Desmoteplase (DSPA). Fungsi enzim ini untuk mengencerkan darah pada penderita Stroke. Seperti diketahui, otak manusia memerlukan 20 persen dari jumlah darah yang mengalir di dalam tubuh. Bila aliran darah ke otak terhambat dalam beberapa detik saja, sel-sel otak akan rusak atau mati. Dengan demikian, beberapa bagian otak pun jadi ikut rusak. Proses inilah yang disebut stroke.

0 komentar:

 

Followers

© 3 Columns Newspaper Copyright by Note of Diary | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks